Akhlak

Menjamu Tamu Bukanlah Ajang Membalas Tamu

hidangan-hari-raya

🍚Sebagian orang punya kebiasaan kalau menjamu adalah sebagai ajang untuk membalas sang tamu…

🍛Bila sang tamu pernah menyambut tuan rumah dengan baik dan penghormatan maka dia akan membalas dengan yang serupa…

🌶Namun bila sang tamu tidak menyambut dia dengan baik dan penghormatan maka dia akan membalas sikap tersebut sehingga ketika sang tamu bertandang kerumahnya tidak dimuliakan dan dijamu dengan baik…

Apakah yang seperti ini dibenarkan dalam Islam ❓

🍒Nabi Shalallahu alaihi wasallam memberikan penjelasan bahwa menjamu tamu adalah hak tamu bukan dalam rangka membalas tindakan tamu pada dirinya.

🍏Dari sahabat Malik bin Nadhlah,beliau pernah bertanya kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam :

🍊Wahai Rasulullah,bagaimana pendapat anda tentang seseorang yang pernah aku singgahi rumahnya namun dia tidak memuliakan aku dan tidak menjamuku, kemudian dia singgah kerumahku,
Apakah aku boleh membalas tindakannya kepadaku atau aku harus menjamunya ❓

Maka beliau pun menjawab :
” Jamulah dia ❗️”

📚HR Ahmad 3/473, Ath Thobroni dalam Al Kabir 19/276, Ibnu Hibban 3410, Al Hakim 7364
Dan dishohihkan olehnya.✍

Abu Sufyan Al Musy Ghofarohullah
______________________________
5 Rojab 1437
🌀Daarul Hadits Al Bayyinah🌀
Sidayu Gresik
Harrosahallah
🔊🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔊

🔵Channel Telegram UI🔵
http://bit.ly/uimusy

Kunjungi Website Kami MUSY
[Muslim Salafy]
www.musy.salafymedia.com

🔺🔺🔺🔺🔺🔺🔺🔺🔺🔺

Tinggalkan Balasan